Hubungan Proses Pembelajaran dan Program Studi dengan Tingkat Kecemasan Mahasiswa MBKM Studi Independen E-Commerce

Authors

  • Finka Andriani Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Happy Dwi Aprilina Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.30595/pshms.v4i.568

Keywords:

Kecemasan, Proses Pembelajaran, Mahasiswa, Studi Independen Ecommerce

Abstract

Studi Independen E-commerce menggunakan metode belajar melalui proses mengimplementasikan materi yang diperoleh dalam berbagai tugas individu dan kelompok  serta waktu belajar yang berat, yaitu 10 jam sehari membuat  beban pemikiran dan kesulitan bagi mahasiswa. Dalam proses pembelajaran yang baru dapat  menimbukan berbagai masalah psikologis seperti kecemasan. Untuk mengetahui tingkat kecemasan mahasiswa,hubungan proses pembelajaran dan  program studi dengan tingkat  kecemasan mahasiswa merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) Studi Indipendent  E-commerce. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analitik  dengan desain cross sectional. Subjek penelitian 120 mahasiswa. Instrumen penelitian menggunakan  kuesioner kecemasan diukur menggunakan kuesioner HARS, serta kuesioner penugasan dengan uji validitas menggunakan 2 kelompok berjumlah 20 orang  didalam peserta Studi Independen E-commerce dengan hasil 21 kuesioner valid r-hitung 0,4444. Tehnik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Uji analisis menggunakan Chi Square. Karakteristik usia responden didominasi oleh 21 tahun dan jenis  kelamin mayoritas perempuan 87(72,5%). Mayoritas mahasiswa mengalami kecemasan ringan 63(52,5%). Terdapat hubungan antara  proses pembelajaran dengan tingkat kecemasan dengan hasil p-value beban sks 0,05,  hubungan lama waktu pembelajaran dengan kecemasan p-value 0,21 dan  hubungan penugasan dengan kecemasan p-value 0,018. Dan tidak terdapat hubungan  antara program studi dengan tingkat kecemasan nilai  p-value 0,822. Terdapat hubungan antara proses pembelajaran dengan kecemasan.

References

Annisa, D. F., & Ifdil, I. (2016). Konsep Kecemasan (Anxiety) pada Lanjut Usia (Lansia). Konselor, 5(2), 93. https://doi.org/10.24036/02016526480-0-00

Azwar, A. G., & Candra, C. (2019). Analisis Beban Kerja Dan Kelelahan Pada Mahasiswa Menggunakan Nasa-TLX dan SOFI Studi Kasus Di Universitas Sangga Buana YPKP Bandung. ReTIMS, 1(1), 14–21.

Christianto, L. P., Kristiani, R., Franztius, D. N., Santoso, S. D., Winsen, & Ardani, A. (2020). Kecemasan Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Selaras, 3(1), 67–82. http://ejournal.uki.ac.id/index.php/sel/article/view/2739/1752

Dedi mulyasa. (2012). Pendidikan bermutu dan berdaya saing. Remaja Rosdakarya.

Djumadi. (2015). Hubungan antara tingkat kecemasan dengan prestasi akademik mahasiswa di fakultas psikologi universitas muhammadiyah surakarta. 3(1), 1–15.

Erzen, E. (2017). The effect of anxiety on student achivement, In Karadag, E. (Eds.),The Factors Effecting Student Achivement. Springer, Cham. https://doi.org/10.1007/978-3-319-56083-0_5.%0A

Fathia, A. S., Martina, M., & Marthoenis, M. (2021). Tingkat Kecemasan Dan Mekanisme Koping Pada Mahasiswa Keperawatan Selama Masa Pandemi COVID–19. Jurnal Ilmu Keperawatan, 9(2), 86–95. http://202.4.186.66/JIK/article/view/22777

Hamzah, & Rahmawati. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Stres Akademik Pada Mahasiswa Stikes Graha Medika. Indonesian Journal for Health Sciences, 4(2), 59. https://doi.org/10.24269/ijhs.v4i2.2641

Hastuti, R. Y., & Arumsari, A. (2018). Pengaruh Terapi Hipnotis Lima Jari Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Mahasiswa Yang Sedang Menyusun Skripsi Di Stikes Muhammadiyah Klaten. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.

Helfajrin, M., & Ardi, Z. (2020). The Relationship between Burnout and Learning Motivation in Full-day School Students at SMPN 34 Padang. Jurnal Neo Konseling, 2(3), 1–7. https://doi.org/10.24036/00289kons2020

Hidayati, E., & Nurwanah, N. (2019). Tingkat Kecemasan Terhadap Prestasi Akademik Pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammdiyah. Indonesian Journal for Health Sciences, 3(1), 13. https://doi.org/10.24269/ijhs.v3i1.1598

Katz, C., Stein, M.B., Sareen, J. (2013). Anxiety Disorders in the DSM-5: New Rules on Diagnosis and Treatment. Mood and Anxiety Disorders Rounds. Canadian Network for Mood and Anxiety Treatments, 2:1-4.

Kemendikbud. (2021). Buku-Panduan-Merdeka-Belajar-Kampus-Merdeka-2020-1.

Kemenkes RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehatan RI, 53(9), 1689–1699.

Mardiati, I., Hidayatullah, F., & Aminoto, C. (2018). Faktor Eksternal Tingkat Stres Mahasiswa Keperawatan dalam Adaptasi Proses Pembelajaran. The 7th University Research Colloqium 2018 STIKESPKU Muhammadiyah Surakarta, 173–179.

Prapti, M. (2021). Dampak pelaksanaan full day school terhadap perkembangan sosial anak di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 6349_6356.

Stuart. (2016). Keperawatan Kesehatan Jiwa. Elsever.

Zavera, D. F., & Suherman, M. M. (2018). Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Di Kota Bandung. FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling Dalam Pendidikan), 1(3), 111–116. https://www.journal.ikipsiliwangi.ac.id/index.php/fokus/article/view/2679

Downloads

Published

2023-01-02

How to Cite

Andriani, F., & Aprilina, H. D. (2023). Hubungan Proses Pembelajaran dan Program Studi dengan Tingkat Kecemasan Mahasiswa MBKM Studi Independen E-Commerce. Proceedings Series on Health &Amp; Medical Sciences, 4, 114–121. https://doi.org/10.30595/pshms.v4i.568