Indeks Masa Tubuh (IMT) dan Riwayat Hipertensi sebagai Faktor Risiko Preeklamsi di Kabupaten Banyumas

Authors

  • Junia Rahmani Fauzia Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Wilis Dwi Pangesti Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.30595/pshms.v4i.570

Keywords:

Faktor Risiko, Hipertensi, IMT, Preeklamsi

Abstract

Penyebab kematian ibu di Indonesia masih didominasi oleh tiga faktor utama yaitu hipertensi dalam kehamilan termasuk preeklamsi, perdarahan dan infeksi. Preeklamsi menjadi salah satu penyebab utama di Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Banyumas pada khususnya. Kejadian preeklamsi di Kabupaten Banyumas mengalami peningkatan dari 556 kasus pada tahun 2019 menjadi 599 kasus pada tahun 2020. Preeklamsi merupakan penyakit kehamilan yang dipengaruhi oleh banyak faktor, namun preeklamsi dapat dideteksi melalui faktor-faktor risiko pada umur kehamilan <20 minggu.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan indeks masa tubuh dan riwayat hipertensi dengan kejadian preeklamsi di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain kasus kontrol. Sampling diambil secara purposive pada 210 data rekam medis puskesmas. Data dianalisis menggunakan uji McNemar, untuk mengetahui proporsi dan nilai p. Hasil penelitian menunjukan hubungan IMT dengan kejadian preeklamsi dengan nilai p <0,001, perbedaan proporsi sebesar 23,8%, dan tidak terdapat hubungan antara riwayat hipertensi dengan kejadian preeklamsi dengan nilai p 0,180 dan selisih proporsi 4,8%.

References

Akri, Y. J., & Yunamawan, D. (2021). Studi Tentang Usia Ibu, Paritas, Riwayat Hipertensi dan Pola Istirahat Terhadap Kejadian Preeklamsi di Puskesmas Sukodono Lumajang. Biomed Science, 8(2), 41–49.

Cunningham, W., Gary, F., Leveno, K. J., Bloom, S. L., Spong, C. Y., Dashe, J. S., & J Whitridge. (2018). Williams obstetrics (F. G. Cunningham, K. J. Leveno, S. L. Bloom, C. Y. Spong, & J. S. Dashe (eds.); 25th ed.). https://accessmedicine.mhmedical.com/book.aspx?bookid=1918

Dahlan, M. S. (2021a). Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehtan (5th ed.). Epidemiologi Indonesia.

Dahlan, M. S. (2021b). Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat. Epidemiologi Indonesia.

de Sonnaville, C. M. W., Hukkelhoven, C. W., Vlemmix, F., Groen, H., Schutte, J. M., Mol, B. W., & van Pampus, M. G. (2020). Impact of Hypertension and Preeclampsia Intervention Trial At Near Term-I (HYPITAT-I) on obstetric management and outcome in The Netherlands. Ultrasound in Obstetrics and Gynecology, 55(1), 58–67. https://doi.org/10.1002/uog.20417

Handayani, S., & Nurjanah, S. (2021). Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Kejadian Preeklamsia Pada Ibu Hamil Di Rsud Trikora Salakan. Jurnal Kebidanan, 13(02), 212. https://doi.org/10.35872/jurkeb.v13i02.469

Hidana, R. (2019). HUBUNGAN PARITAS DENGAN ANGKA KEJADIAN PREEKLAMSIA Pendahuluan Metode Penelitian. Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 2(3), 1–7.

Jaramillo, L., J, B., SM, R.-Q., C, L.-L., & C., F. (2018). Obesity and preeclampsia: common patho- physiological mechanisms. Front Physiol, 9, 1–10.

Kasriatun, K., Kartasurya, M. I., & Nugraheni, S. A. (2019). Faktor Risiko Internal dan Eksternal Preeklampsia di Wilayah Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 7(1), 30–38. https://doi.org/10.14710/jmki.7.1.2019.30-38

Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia.

Mansjoer, A., Triyanti, K., Savitri, R., Wardani, W. I., Setiowulan, W., & Tiara, A. . (2001). Kapita Selekta kedokteran (3th ed). Media Aesculapius.

Martadiansyah, A., Qalbi, A., & Santoso, B. (2019). Prevalensi Kejadian Preeklampsia dengan Komplikasi dan Faktor Risiko yang Mempengaruhinya di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang (Studi Prevalensi Tahun 2015, 2016, 2017). Sriwijaya Journal of Medicine, 2(1), 231–241. https://doi.org/10.32539/sjm.v2i1.53

May, F., Muarrofah, H., & Tri, M. (2017). Kejadian Preeklampsia (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Kabuh, Puskesmas Peterongan dan Puskesmas Cukir Kabupaten Jombang). Jm, 11(9), 5.

Mohamed, H., & Surury, I. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkatan Preeklampsia Pada Ibu Hamil Di RSUD Jakarta. Usia2, VIII(2), 14–22.

Patonah, S., Afandi, A. A., & Resi, E. (2021). Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Balen Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro Tahun 2020. Asuhan Kesehatan, 12(2), 28–33.

Purwanti, P., Aisyah, S., & Handayani, S. (2021). Hubungan Riwayat Hipertensi, Kadar Haemoglobin dan Obesitas Dengan Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di RSUD Sungai Lilin Kab. Musi Banyuasin Tahun 2019. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 413. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1341

Quedarusman, J, W., & J, K. (2016). Hubungan Indeks Massa Tubuh Ibu dan Peningkatan Berat Badan Saat Kehamilan dengan Preeklampsia.itle. E_Biomedik, 1, 305–311.

Syaflindawati, S. (2019). Hubungan Umur Dan Riwayat Hipertensi Dengan Kejadian Pre Eklamsi Di Rsup. Dr. M. Djamil Padang. Menara Ilmu, 13(4), 130–139.

Ulfa Rimawati, W, Y. P., & Istioningsih. (2019). Indeks Massa Tubuh (IMT), Jarak Kehamilan dan Riwayat Hipertensi Mempengaruhi Kejadian Preeklampsia. Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas, 2(2), 6. https://doi.org/10.32584/jikm.v2i2.377

Wafiyatunisa, Z. R. (2016). Hubungan Obesitas dengan Terjadinya Preeklampsia. Majority, 5(5), 184–190. http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/907/815

Wulandari, W., & Pangesti, W. D. (2020). Prevalensi Preeklamsi dengan Komplikasi di Rumah Sakit Rujukan Kabupaten Banyumas Tahun 2017-2020. 1–15.

Downloads

Published

2023-01-02

How to Cite

Fauzia, J. R., & Pangesti, W. D. (2023). Indeks Masa Tubuh (IMT) dan Riwayat Hipertensi sebagai Faktor Risiko Preeklamsi di Kabupaten Banyumas. Proceedings Series on Health &Amp; Medical Sciences, 4, 127–132. https://doi.org/10.30595/pshms.v4i.570