Pengaruh Bobot Bibit dan Perbedaan Dosis Pupuk Nitrogen pada Umur yang Sama terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.)

Authors

  • Yuda Rizki Maulana Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Agus Mulyadi Purnawanto Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Gayuh Prasetyo Budi Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.30595/pspfs.v5i.714

Keywords:

Bawang Merah, Bobot Bibit, Pupuk Nitrogen

Abstract

Salah satu metode untuk menekan biaya produksi bawang merah adalah dengan penggunaan bibit dan pupuk nitrogen. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh bobot bibit dan perbedaan dosis pupuk nitrogen pada umur yang sama terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2022 hingga Februari 2023 di kebun percobaan Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Metode yang digunakan yaitu Rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama merupakan penggunaan bobot bibit dan faktor kedua presentase dosis pupuk nitrogen. Faktor Bobot Bibit, yaitu U1 = < 3 gram/umbi, U2 = 3-5 gram/umbi, U3 = > 5 gram/umbi. Faktor presentase dosis pupuk nitrogen, yaitu N1 = 25% 1hst : 75% 30hst, N2 = 50% 1hst : 50% 30hst, N3 = 75% 1hst : 25% 30hst. Data yang tersaji akan dianalisis dengan menggunakan uji ANOVA dilanjutkan dengan uji DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan bobot bibit memberikan pengaruh terhadap variabel pengamatan total panjang daun umur 20 dan 30 hst, jumlah daun umur 10-40 hst, jumlah umbi, diameter umbi, bobot umbi segar, bobot umbi kering, bobot tanaman segar, dan bobot tanaman kering, sedangkan perlakuan presentase dosis pupuk nitrogen berpengaruh terhadap variabel pengamatan total panjang daun umur 10, 30, 40, dan 50 hst, serta jumlah daun umur 10 hst. Interaksi pada perlakuan tersebut memberikan pengaruh terhadap variabel pengamatan total panjang daun umur 10-50 hst, jumlah daun umur 10-40 hst, jumlah umbi, diameter umbi, bobot umbi segar, bobot umbi kering, bobot tanaman segar, dan bobot tanaman kering.

References

Afrilliana, N., Darmawati, A., dan Sumarsono. 2017. Pertumbuhan dan Hasil Panen Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Akibat Penambahan Pupuk KCl Berbasis Pupuk Organik Berbeda. J. Agro Complex, 1(3): 126-134.

Arrofiq, M. I., Nurhidayati, dan Rosyidah, A. 2021. Aplikasi Kombinasi Mikroba dan Vermikompos Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascolonicum L.) Ditanam Pada Media Campuran Tanah dan Residu Hidroganik. Jurnal Folium, 5(2): 96-106.

BPS. 2021. Statistik Hortikultura. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Hardiansyah, V. dan Guritno, B. 2022. Effect of Difference Bulb Size Seedling and Application of Various Doses Nitrogen on the Growth and Yield of Shallot (Allium ascalonicum L.). Journal of Agricultural Science, 7(1): 69-80.

Kania, S. R. dan Maghfoer, M. D. 2018. Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Waktu Aplikasi PGPR Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Produksi Tanaman, 6(3): 407-414.

Kharisma, Y., Syahrudin, Darung, U., dan Asie, K. V. 2021. Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) terhadap Pemberian Biochar Sekam Padi dan Bokashi Kalakai pada Tanah Spodosol. Jurnal AGRI PEAT, 22(2): 73-79.

Khasanah, M., Suedy, S. W. A., dan Prihastanti, E. 2018. Aplikasi Pupuk Organik Kotoran Ayam dan Jerami Padi pada Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium cepa L. var. bima curut). E-Journal Undip, 3(2): 188-194.

Kementerian Pertanian. 2010. Standar Operasional Prosedur Budidaya Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Kabupaten Nganjuk Propinsi Jawa Timur. Jakarta: Direktorat Jenderal Hortikultura Diktorat Budidaya Tanaman Sayuran dan Biofarmaka.

Kustiari, R. 2017. Perilaku Harga dan Integrasi Pasar Bawang Merah di Indonesia. Jurnal Agro Ekonomi, 35(2): 77-87.

Nugroho, U., Syaban, R. A., dan Ermawati, N. 2017. Uji Efektivitas Ukuran Umbi dan Penambahan Biourine Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bibit Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.). Journal of Applied Agricultural Sciences, 2(1): 118-125.

Purnawanto, A. M. 2013. Pengaruh Ukuran Bibit Terhadap Pembentukan Biomassa Tanaman Bawang Merah Pada Tingkat Pemberian Pupuk Nitrogen yang Berbeda. Agritech, 15(1): 23-31.

Rihana, S., Heddy, Y. B. S., dan Maghfoer, M. D. 2013. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) pada Berbagai Dosis Pupuk Kotoran Kambing dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Dekamon. Jurnal Produksi Tanaman, 1(4): 369-377.

Rosliani, R., Hilman, Y., Hidayat, I. M., dan Sulastrini, I. 2014. Teknik Produksi Umbi Mini Bawang Merah Asal Biji (True Shallot Seed) Dengan Jenis Media Tanam dan Dosis NPK yang Tepat di Dataran Rendah. J. Hort, 24(3): 239-248.

Santana, F. P., Ghulamahdi, M., dan Lubis, I. 2021. Respons Pertumbuhan, Fisiologi, dan Produksi Kedelai terhadap Pemberian Pupuk Nitrogen dengan Dosis dan Waktu yang Berbeda. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(1): 24-31.

Saragih, D., Hamim, H., dan Nurmauli, N. 2013. Pengaruh Dosis dan Waktu Aplikasi pupuk Urea Dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Jagung (Zea Mays L.) Pioneer 27. Jurnal Agrotek Tropika, 1(1): 50-54.

Safrizal, Nazimah, Amini, A., Hilahayati, dan Hafifah. 2022. Pertumbuhan dan Produksi Dua Varietas Bawang Merah Lokal (Allium Ascalonicum L.) Pada Beberapa Dosis Pupuk Nitrogen Anorganik. Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial dan Budaya, 6(4): 1-9.

Sumiati, E., dan Gunawan, O. S. 2006. Aplikasi Pupuk Hayati Mikoriza untuk Meningkatkan Efisiensi Serapan Unsur Hara NPK serta Pengaruhnya terhadap Hasil dan Kualitas Umbi Bawang Merah. J. Hort, 17(1): 34-42.

Uke, K. H.Y., H. Barus, dan I. S. Madauna. 2015. Pengaruh Ukuran Umbi dan Dosis Kalium Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Lembah Palu. e-.J. Agrotekbis, 3(6): 655-661.

Wiguna, G., Hidayat, I.M., dan Azmi, C. 2013. Perbaikan Teknologi Produksi Benih Bawang Merah Melalui Pengaturan Pemupukan, Densitas, dan Varietas. Jurnal Hortikultura, 23(2): 137-142.

Wihartati, E., Purnawanto, A. M., dan Santosa, A. P. 2022. Pengaruh Pemberian Pupuk Vermikompos dan Pupuk N, P, K Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 4: 247-255.

Yani, M., Hayati, E., dan Kurniawan, T. 2019. Pengaruh Ukuran Umbi dan Jenis Bahan Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 4(4): 691-697.

Yuniarti, A. R., Rokhminarsih, E., dan Purwanto. 2022. Uji Kemampuan Bakteri Diazotrof Asal Perakaran Bawang Merah Dalam Mendukung Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah. Jurnal Kultivasi, 21(2): 181-189.

Downloads

Published

2023-08-04

How to Cite

Maulana, Y. R., Purnawanto, A. M., & Budi, G. P. (2023). Pengaruh Bobot Bibit dan Perbedaan Dosis Pupuk Nitrogen pada Umur yang Sama terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 5, 135–142. https://doi.org/10.30595/pspfs.v5i.714

Most read articles by the same author(s)