Implementation of Drum Incinerators to Reduce Pollution in Pejaten Hamlet, Kalikudi Village
Keywords:
KKN, appropriate technology, incinerator, pollution, waste, smoke, drumAbstract
Waste management in rural areas remains a significant challenge, particularly in Pejaten hamlet, Kalikudi Village, where most residents dispose of waste by open burning. This practice produces thick smoke that has the potential to pollute the air and harm public health. This Kuliah Kerja Nyata – KKN (Community Service Program) aimed to introduce and implement appropriate technology in the form of a drum-based incinerator equipped with a secondary combustion system to minimize smoke emissions. The implementation stages included field surveys, community education on the dangers of open burning, training on incinerator construction, and hands-on simulation of its operation. The results showed a significant reduction in smoke intensity and density compared to open burning, along with increased community awareness of environmentally friendly waste management. The application of this low-smoke incinerator proved to be effective, low-cost, and easy to replicate, making it a sustainable solution for reducing air pollution in rural areas.
References
Dewa, Andjani, A. R., Sari, D. N., & Habibillah, M. I. (2024). Edukasi Pengelolaan dan Pendampingan Penggunaan Alat Sampah Minim Asap (ASMA). Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1–11.
Dhian, S. Y. K., Putri, L., Mochammad, N., & Tri, D. R. (2023). Pembuatan teknologi tepat guna alat pembakar sampah pada wisata Grojogan Selo Gonggo. INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement, 2(1), 29–36.
Gani, M., Sahari, D. D., Syahriati, S., Herlina, A., & Darwis, D. (2024). Pembuatan teknologi tepat guna alat pembakaran sampah untuk mencegah pencemaran di Kelurahan Untia. Pandawa: Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 2(1), 194–199.
Hidayat, T., & Syafruddin, A. (2018). Studi perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga di wilayah pedesaan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 16(1), 34–41.
Kazliani. (2023). Pembakaran dan pembuangan sampah di Desa Mekar Jaya. IRAJAGADDHITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 87–94.
Muchlisinalahuddin, & Kesuma, D. S. (2020). Tempat pembakaran sampah organik ramah lingkungan. Rang Teknik Jurnal, 131–138.
Mulyadi, R., Prasetyo, E., & Firmansyah, F. (2020). Analisis performa pembakaran incinerator dengan sistem secondary combustion. Jurnal Energi dan Manufaktur, 14(3), 145–152.
Napid, S., Budi, R. S., & Susanto, E. (2021). Pembakaran sampah anorganik menimbulkan dampak positif dengan perolehan asap cair bagi masyarakat Lingkungan IX Kecamatan Amplas. Jurnal UISU, 30–36.
Pratama, A., Nugroho, B., & Lestari, D. (2020). Peran mahasiswa dalam pengembangan teknologi tepat guna di desa. Jurnal Abdimas Indonesia, 2(2), 67–75.
Putri, A., & Santoso, H. (2022). Pelatihan pembuatan incinerator untuk mengurangi polusi asap pembakaran sampah. Jurnal Pemberdayaan Desa, 4(2), 101–110.
Putri, D., Kinasti, R. M., & Lestari, E. (2018). Pemanfaatan limbah abu sisa pembakaran sampah non organik sebagai material pengganti pasir pada bata beton pejal. Jurnal Konstruksia, 39–49.
Rahman, T., Sulistyowati, E., & Wijaya, H. (2021). Dampak pembakaran sampah terbuka terhadap kualitas udara. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 18(1), 12–20.
Rendi, R., Arifin, J., Herlina, F., Ihsan, S., Hartadi, B., Suprapto, M., & Irfansyah, M. (2021). Edukasi pengelolaan sampah dan pendampingan penggunaan mesin pembakar sampah di Desa Semangat Dalam. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas, 7(1), 139–144.
Suryani, R., & Wibowo, A. (2019). Kandungan dioksin pada asap pembakaran sampah rumah tangga. Jurnal Kimia Lingkungan, 15(2), 98–105.
Wulandari, D., Setiawan, R., & Prabowo, A. (2021). Evaluasi kinerja incinerator minim asap di lingkungan pedesaan. Jurnal Teknologi Lingkungan, 22(4), 233–242.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Proceedings Series on Social Sciences & Humanities

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





