Fear of Falling Behind dan Dampak Kesehatan Mental Akibat Standar Kesuksesan Digital pada Mahasiswa: Menelaah Fenomena Highlight Reel di Media Sosial
Kata Kunci:
Fear of Falling Behind, Media Sosial, Perbandingan Sosial, Standar Kesuksesan Digital, Kesehatan Mental, MahasiswaAbstrak
Pada era transformasi digital, media sosial tidak hanya mengubah pola komunikasi mahasiswa, tetapi juga membentuk persepsi mengenai pencapaian dan kesuksesan. Paparan berulang terhadap konten yang menampilkan prestasi akademik, karier, dan gaya hidup yang telah dikurasi menciptakan standar kesuksesan digital baru yang mendorong terjadinya perbandingan sosial. Essay ini mengkaji fenomena Fear of Falling Behind (FoFB) sebagai respons psikologis mahasiswa terhadap representasi kesuksesan di media sosial. Analisis menunjukkan bahwa presentasi selektif pencapaian pada platform digital mendorong perbandingan sosial ke atas yang dapat memicu perasaan tertinggal, keraguan diri, kecemasan, dan rasa tidak cukup. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kelelahan akademik, rendahnya harga diri, serta gangguan kesejahteraan psikologis. Untuk mengurangi dampak tersebut, diperlukan penguatan literasi digital, pengembangan self-compassion, pembentukan pola penggunaan media sosial yang sehat, serta optimalisasi layanan kesehatan mental di lingkungan perguruan tinggi. Upaya ini penting untuk membantu mahasiswa beradaptasi secara kritis terhadap lingkungan digital sekaligus menjaga kesejahteraan psikologis di era Society 5.0.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Proceedings Series on Social Sciences & Humanities

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





