Layar yang Tak Kunjung Padam: Krisis Kehadiran dan Kesehatan Mental di Era Attention Economy

Authors

  • Robby Effendi

Keywords:

Attention Economy, FoMO, Kesehatan Mental, Parental Phubbing, Ruang Hening

Abstract

Era Masyarakat 5.0 membawa perubahan besar dalam kehidupan keluarga akibat dominasi teknologi digital. Esai ini membahas krisis kehadiran emosional dalam keluarga yang dipengaruhi budaya attention economy dan perilaku parental phubbing. Melalui pendekatan reflektif dan studi literatur, tulisan ini menunjukkan bagaimana media sosial dan algoritma digital merebut perhatian manusia, memicu kecemasan sosial (fear of missing out/FoMO), serta membentuk phone-based childhood pada remaja yang berdampak pada kesehatan mental mereka. Persoalan tersebut tidak hanya dialami remaja, tetapi juga orang tua yang hidup dalam distraksi digital serupa. Akibatnya, rumah perlahan kehilangan fungsi sebagai ruang percakapan dan kedekatan emosional. Esai ini menawarkan gagasan tentang pentingnya menciptakan “ruang hening” dalam keluarga, yaitu ruang bebas distraksi digital yang memungkinkan manusia kembali mendengar, berbicara, dan hadir sepenuhnya bagi sesamanya.

References

Galeotti, T., Koning, I., van den Eijnden, R. J. J. M., Canale, N., Marino, C., & Vieno, A. (2026). “I do not see eye to eye with my parents”: Parent–adolescent discrepancies in parental phubbing report and adolescent health-related outcomes. Human Behavior and Emerging Technologies, 2026(1), Article 2677322. https://doi.org/10.1155/hbe2/2677322

Haidt, J. (2024). The anxious generation: How the great rewiring of childhood is causing an epidemic of mental illness. Penguin Press.

Harris, T. (2016). How technology is hijacking your mind—from a magician and Google design ethicist. Medium. https://medium.com/thrive-global/how-technology-hijacks-peoples-minds-from-a-magician-and-google-s-design-ethicist-56d62ef5edf3

Marini, L., Hendriani, W., Wulandari, P. Y., & Larsari, V. N. (2025). Parental phubbing and problematic smartphone use among adolescents: The mediating role of parental attachment. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 10(2), 197–214. https://doi.org/10.21580/pjpp.v10i2.25620

Net Psychology. (2025, June 7). Dopamine & social media: How platforms hack your brain. https://netpsychology.org/dopamine-social-media-and-digital-validation/

Nirmalawati, T., & Qurniyawati, E. (2025). Mental health of adolescents in the strawberry generation: A bibliometric analysis. Jurnal Promkes, 13(2), 250–256. https://doi.org/10.20473/jpk.V13.I2.2025.250-256

Sherman, L. E., Payton, A. A., Hernandez, L. M., Greenfield, P. M., & Dapretto, M. (2016). The power of the like in adolescence: Effects of peer influence on neural and behavioral responses to social media. Psychological Science, 27(7), 1027–1035. https://doi.org/10.1177/0956797616645673

United Nations Economist Network. (2025). Attention economy and the human attention crisis. United Nations. https://www.un.org/sites/un2.un.org/files/attention_economy_feb.pdf

Davenport, T. H., & Beck, J. C. (2001). The attention economy: Understanding the new currency of business. Harvard Business School Press.

Turkle, S. (2015). Reclaiming conversation: The power of talk in a digital age. Penguin Press.

Downloads

Published

2026-05-19

How to Cite

Effendi, R. (2026). Layar yang Tak Kunjung Padam: Krisis Kehadiran dan Kesehatan Mental di Era Attention Economy. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 32(1), 23–27. Retrieved from http://conferenceproceedings.ump.ac.id/pssh/article/view/2274

Similar Articles

<< < 10 11 12 13 14 15 

You may also start an advanced similarity search for this article.