The Role of Self-Determination Theory in Fostering Digital Competence and Work Engagement

Penulis

  • Nabila Zaeni Putri

Kata Kunci:

Self-Determination Theory, Kompetensi Digital, Work Engagement, Kebutuhan Psikologis Dasar, Transformasi Digital

Abstrak

Transformasi digital menuntut karyawan untuk memiliki kompetensi digital, namun pelatihan teknis saja seringkali tidak cukup karena munculnya resistensi dan ketidakterlibatan (disengagement). Self-Determination Theory (SDT) (Ryan & Deci, 2020) menawarkan kerangka psikologis yang berfokus pada pemenuhan tiga kebutuhan dasar: otonomi, kompetensi, dan keterhubungan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan secara teoretis peran Self-Determination Theory/SDT dalam menumbuhkan kompetensi digital dan work engagement, serta memberikan rekomendasi praktis bagi praktisi SDM. Penulisan artikel ini menggunakan metode kajian literatur (literature review) dengan menelaah berbagai artikel ilmiah dan hasil penelitian empiris yang relevan mengenai SDT, kompetensi digital, dan work engagement yang dipublikasikan pada jurnal bereputasi. Melalui kajian literatur sistematis terhadap berbagai studi empiris terkini yang dipublikasikan secara terbuka, pemenuhan kebutuhan psikologis dasar berfungsi sebagai fondasi motivasi otonom yang berkualitas. Motivasi ini mendorong karyawan untuk secara proaktif mengembangkan kompetensi digital secara berkelanjutan. Selain itu, work engagement yang ditandai oleh semangat (vigor), dedikasi (dedication), dan penghayatan (absorption) berperan sebagai mekanisme mediasi yang menghubungkan pemenuhan kebutuhan dengan outcome digital. Temuan ini mengonfirmasi adanya hubungan saling menguatkan antara SDT, kompetensi digital, dan work engagement. Kesimpulannya, organisasi yang ingin sukses dalam transformasi digital tidak cukup hanya mengandalkan pelatihan teknis, tetapi harus secara simultan menciptakan iklim psikologis yang mendukung kebutuhan dasar karyawan melalui pendekatan yang berpusat pada manusia (human-centered).

Diterbitkan

2026-05-19

Cara Mengutip

Putri, N. Z. (2026). The Role of Self-Determination Theory in Fostering Digital Competence and Work Engagement. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 32(1), 129–132. Diambil dari http://conferenceproceedings.ump.ac.id/pssh/article/view/2294

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.