Digital Parenting dalam Membangun Karakter Anak di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.30595/pssh.v32i1.2271Keywords:
Digital parenting, Pembentukan karakter anak, Literasi digital, Era digitalAbstract
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan dalam pola pengasuhan anak dan menuntut peran orang tua yang lebih aktif dalam mendampingi penggunaan teknologi. Di satu sisi, teknologi digital memberikan manfaat bagi pembelajaran dan akses informasi, tetapi di sisi lain juga menghadirkan berbagai risiko yang dapat memengaruhi perkembangan anak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, peran, implementasi, dan tantangan digital parenting dalam membangun karakter anak di era digital. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (literature review) dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, buku, dan laporan lembaga internasional yang diperoleh melalui database Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, dan Wiley Online Library. Literatur yang digunakan diprioritaskan berasal dari publikasi tahun 2020–2025 serta didukung oleh beberapa sumber teoritis klasik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa digital parenting mencakup pengawasan, pendampingan, komunikasi, literasi digital, dan keteladanan orang tua dalam penggunaan teknologi. Penerapan digital parenting berperan dalam membentuk karakter positif anak, seperti disiplin, tanggung jawab, empati, kontrol diri, dan etika digital. Meskipun demikian, penerapannya masih menghadapi tantangan berupa tingginya penggunaan gawai, risiko cyberbullying, dan keterbatasan literasi digital sebagian orang tua. Oleh karena itu, keterlibatan aktif orang tua diperlukan untuk mendukung perkembangan anak yang cakap digital dan berkarakter.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Proceedings Series on Social Sciences & Humanities

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





