Psikoedukasi Komunikasi Keluarga untuk Meningkatkan Pengetahuan Pola Komunikasi Keluarga di Era Digital di Padukuhan X, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Keywords:
Digital Parenting, Komunikasi Keluarga, Gadget, PsikoedukasiAbstract
Permasalahan komunikasi antara orang tua dan anak di Padukuhan X saat ini mengalami penurunan kualitas dan kuantitas akibat tingginya intensitas penggunaan gadget di lingkungan rumah. Berdasarkan Teori Ekologi Bronfenbrenner dan Family Communication Patterns Theory, minimnya ruang dialog di rumah membuat anak cenderung tertutup dan mengalihkan keterbukaannya kepada teman sebaya serta penggunaan gadget sebagai pelarian. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai pola komunikasi keluarga yang efektif di era digital. Subjek intervensi terdiri dari 12 ibu di Padukuhan X. Intervensi dilakukan menggunakan metode psikoedukasi yang mencakup pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan yang signifikan pada peserta dengan nilai p = 0,033 (p < 0,05). Kesimpulannya, metode intervensi psikoedukasi terbukti efektif meningkatkan pemahaman orang tua dalam membangun pola komunikasi keluarga yang adaptif. Peningkatan kesadaran untuk mengutamakan dialog dua arah ini menjadi langkah krusial guna memitigasi dampak negative penggunaan gadget yang berlebihan pada anak.
References
Amri, M. I. U., Bahtiar, R. S., & Pratiwi, D. E. (2020). Dampak penggunaan gadget terhadap kemampuan interaksi anak sekolah dasar pada situasi pandemi Covid-19. Trapsila: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(2), 14–23. http://dx.doi.org/10.30742/tpd.v2i2.933
Anggriani, Y. (2020). Pemanfaatan gadget dalam meningkatkan minat baca anak di keluarga. Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga, 10(2), 138–147.
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
Koerner, A. F., & Fitzpatrick, M. A. (2002). Family communication patterns theory: A social cognitive approach. Communication Theory, 12(1), 70–91.
Livingstone, S., & Helsper, E. J. (2008). Parental mediation of children’s internet use. Journal of Broadcasting & Electronic Media, 52(4), 581–599. https://doi.org/10.1080/08838150802437396
Rimayati, E., Handayani, D. A. K., Sayekti, S., & Redjeki, S. (2021). Efektivitas peran keluarga dalam perkembangan teknologi digital. Manggali: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 29–45. https://doi.org/10.31331/manggali.v1i1.1546
Sanders, M. R., Kirby, J. N., Tellegen, C. L., & Day, J. J. (2021). The Triple P-Positive Parenting Program: A systematic review and meta-analysis of a multi-level system of parenting support. Clinical Psychology Review, 87, 102037.
Sari, D. P., & Hidayati, F. (2022). Psikoedukasi komunikasi efektif untuk meningkatkan kualitas hubungan orang tua dan anak. Jurnal Intervensi Psikologi, 14(1), 45-56.
Subrahmanyam, K., & Greenfield, P. (2008). Online communication and adolescent relationships. The Future of Children, 18(1), 119–146. https://doi.org/10.1353/foc.0.0006
Turkle, S. (2015). Reclaiming conversation: The power of talk in a digital age. Penguin Press.
Walsh, J. (2010). Psychoeducation in mental health. Lyceum Books.
Wigunawati, E., Lase, F. J., & Jovani, A. (2025). Psikoedukasi pengelolaan screen time dan komunikasi asertif pada remaja dalam keluarga. Indonesian Journal for Social Responsibility (IJSR), 7(2), 235–247. https://doi.org/10.36782/ijsr.v7i02.510
Yanny, S. Mukarramah, & Mongkito, R. Y. S. (2023). Talk show pengaruh gadget terhadap kecerdasan dan perilaku anak. BAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 117–124. https://doi.org/10.51135/baktivol3iss2pp117-124
Yap, M. B. H., Pilkington, P. D., Ryan, S. M., & Jorm, A. F. (2016). Parenting strategies for reducing the risk of adolescent depression and anxiety disorders: A systematic review and meta-analysis. Journal of Affective Disorders, 195, 1–13.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Proceedings Series on Social Sciences & Humanities

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





