Digital Parenting sebagai Strategi Penguatan Kemandirian Anak Neurodivergen

Authors

  • Evi Cenna Yuris
  • Oktariani Oktariani

Keywords:

Digital Parenting, Anak Neurodivergen, Kemandirian

Abstract

Perkembangan teknologi digital di zaman Society 5.0 membuat perubahan besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk cara orang tua membesarkan anak dan metode pendidikan di rumah. Anak-anak yang neurodivergen, seperti anak dengan gangguan spektrum autisme (ASD), gangguan hiperaktif perhatian (ADHD), disleksia, dan gangguan saraf lainnya, memiliki ciri-ciri tertentu yang membutuhkan cara pengasuhan khusus agar kemampuan mereka bisa berkembang secara maksimal. Teknologi digital memberi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, belajar, mengatur diri, keterampilan sosial, serta kemandirian anak melalui berbagai jenis media dan alat bantu teknologi. Namun, penggunaan teknologi juga bisa menimbulkan masalah, seperti mudah ketagihan pada perangkat elektronik, menurunkan hubungan sosial, mengganggu kemampuan mengatur perasaan, serta terpapar informasi yang tidak sesuai, jika tidak didampingi dengan cara yang tepat. Teknologi di masa Society 5.0 tidak hanya membantu proses belajar, tetapi juga bisa meningkatkan kualitas hidup dan memberi kebebasan lebih bagi anak-anak neurodivergen, selama digunakan dengan cara yang tepat dan bijak. Oleh karena itu, kerja sama antara keluarga, sekolah, dan para profesional sangat penting dalam menciptakan lingkungan digital yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak. Meningkatkan pemahaman orang tua tentang dunia digital, menerapkan cara mengasuh anak yang baik dengan bantuan teknologi, serta menjaga keseimbangan antara penggunaan gadget dan interaksi langsung dengan lingkungan sekitar menjadi sangat penting dalam membantu anak neurodivergen menghadapi berbagai tantangan di dunia digital.

Downloads

Published

2026-05-19

How to Cite

Yuris, E. C., & Oktariani, O. (2026). Digital Parenting sebagai Strategi Penguatan Kemandirian Anak Neurodivergen. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 32(1), 197–200. Retrieved from http://conferenceproceedings.ump.ac.id/pssh/article/view/2308

Similar Articles

<< < 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.